Kelas dengan 2 Pintu
Di SMA N 3 Yogyakarta terdapat banyak sekali ruang kelas-kelas yang ada. Sekilas semua ruang –ruang kelas itu masing-masing mempunyai 1 pintu yang berfungsi ganda sebagai pintu masuk dan juga pintu keluar. Tetapi sebenarnya ada 1 kelas yang mempunyai 2 pintu, yaitu kelas kimia 2.
Kelas kimia 2 terletak di bagian utara dan diapit oleh 2 kelas, yaitu kelas bahasa 4 dan lab IPS. Jika dilihat dari luar, sekilas kelas kimia 2 terdiri dari 2 kelas. Hal ini dikarenakan kelas ini mempunyai 2 pintu. Mungkin bagi siswa yang belum pernah memasuki kelas dan hanya melihat dari luar pun akan mengira hal demikian. Tetapi kenyataannya kelas kimia 2 memang hanyalah 1 kelas, tetapi mempunyai 2 pintu. Itulah hal yang membedakan kelas ini dengan kelas yang lainnya. Sedangkan mengenai peralatan-peralatan yang berada di dalamnya adalah sama saja dengan kelas-kelas lainnya.
Kelas yang mempunyai 2 pintu ini dapat mendatangkan manfaat bagi yang memakainya. Misalnya jika pada kelas-kelas biasa yang hanya mempunyai 1 pintu, para siswa harus antri panjang untuk memasuki ruang kelas itu, hal itu tidak berlaku pada kelas yang mempunyai 2 pintu ini. Hal ini karena antrean yang biasanya berpusat pada 1 pintu dapat dibuat menjadi 2 bagian karena kelas ini mempunyai 2 pintu. Tentu saja hal ini akan memudahkan siswa atau pun guru untuk segera memasuki ruang kelas. Demikian pula sebaliknya. Siswa atau pun guru pun dapat keluar dari kelas itu dengan mudah.
Tetapi selain mendatangkan manfaat, kelas yang mempunyai 2 pintu ini juga dapat mendatangkan kerugian, terutama bagi guru yang mengajar di kelas itu. Misalnya ketika guru sedang menulis di papan tulis yang dekat dengan salah satu pintu kelas itu, tiba-tiba ada siswa yang keluar dari pintu satunya lagi untuk membolos. Sehingga ketika guru itu membalikkan badannya dia baru sadar kalau ada salah satu siswanya yang keluar dari pintu satunya( yang jauh dari pandangannya) untuk membolos. Tentu saja hal itu hal itu akan membuat guru itu sangat marah.
Jadi, kelas yang mempunyai 2 pintu tidak selalu mendatangkan manfaat kepada pemakainya, tetapi tidak juga selalu mendatangkan kerugian bagi pemakainya. Hal itu tergantung kepada para pemakainya. Apakah pemakainya dapat menggunakan kelas 2 pintu untuk melakukan hal-hal yang positif atau justru sebaliknya.